Kini rinduku terlunta lunta.
Dalam penantian yg
semakin diam.
Ditirai malam kesendirian.
Wajah kuyu ini kupaksa
tersenyum. Untuk penghias sepi jiwa
tanpamu. Karena aku tetap
memujamu meski cabikan
nyata dan sorot mata
terus mengawasimu.
Dan kau tak bergerak
mengusap helai helai dahaga.
Balikpapan,25102011
Terimakasih sudah membaca artikel yg berjudul
Puisi "Rindu"
Selamat datang dan mari tangan berjabat,Salam ku ucap sebagai tanda hormat,Biar yg jauh bisa menjadi dekat,Saling mengenal kita sesama umat,Buanglah segala pemikiran yg jahat,Agar otak dan jiwa bisa selalu sehat,Dan pasti hidup pun menjadi nikmat
Facebook
-
Twitter
-
Google-Plus
-
Instagram
-
Email
Terimakasih sudah membaca artikel yg berjudul
Puisi "Rindu"
Selamat datang dan mari tangan berjabat,Salam ku ucap sebagai tanda hormat,Biar yg jauh bisa menjadi dekat,Saling mengenal kita sesama umat,Buanglah segala pemikiran yg jahat,Agar otak dan jiwa bisa selalu sehat,Dan pasti hidup pun menjadi nikmat
Facebook
-
Twitter
-
Google-Plus
-
Instagram
-
Email
No comments :
Post a Comment